Jumat, 22 Februari 2013
Quotes Novel Remember When - Winna Efendi
“kenapa masih sulit melupakan
walaupun sudah terlukai? -Moses"
“When you make decisions, you deal
with consequences. Don't expect
anything in return.”
“Terkadang aku berharap dapat
membaca hati orang. Melongok ke
dalam sanubari mereka, membaca
apa yang tertulis disana. Menghirup
dalam - dalam keraguan mereka,
mengecap asa yang tidak diucapkan,
dan menggali alasan di setiap debar
perasaan mereka...”
“Ada suatu saat kita tidak dapat
memilih yang terbaik. Ada suatu
saat di mana kita berbuat kesalahan,
dan hidup dalam kenangan penuh
penyesalan. Tapi saat ini, aku hanya
ingin mengikuti kata hati - ke mana
pun ia membawaku..”
“They all choose priorities. Even
they got hurt and hurt each other, at
the end they all choose whats
important for them”
Quotes Novel Jingga dalam Elegi - Esty Kinasih
“Ari adalah hati yang penuh dengan
retakan. Dia adalah senyum yang di
baliknya tangis telah menunggu
begitu lama untuk bisa keluar. Dia
adalah punggung tegak yang bisa
runtuh dengan hanya satu sentuhan
pelan. Dan dia adalah pemain drama
hebat, karena hidup telah
membentuknya dengan bertubi-tubi
tekanan”
― Esti Kinasih, Jingga Dalam Elegi...
“Terkadang ada hal-hal yang pingin
banget kita lupain tapi nggak bisa,
Tar. Dalam kasus gue, bukan kadang
lagi. Ada banyak banget hal yang
pingin banget bisa gue lupain.
Kadang juga, ada kenyataan-
kenyataan yang pingin banget kita
ingkarin. Tapi nggak bisa juga.
Dalam kasus gue, lagi-lagi ada
banyak banget kenyataan yang kalo
aja bisa, pingin banget gue ingkarin.
(Matahari Senja)”
― Esti Kinasih, Jingga Dalam Elegi
Quotes Novel Ai - Winna Efendi
“Natsu tidak tertawa. ”Aku tidak
pernah mengucapkan kalimat itu
sebelumnya,” Natsu berkata,
suaranya rendah. ”Aku selalu
menunggu, sampai seseorang
mengatakannya kepadaku – aku
mencintaimu, Natsu – lalu aku akan
menjawab, aku juga mencintaimu.”
Natsu menarik nafas dan
menghembuskannya pelan-pelan,
seakan malu telah mengucapkan
sebuah rahasia kepadaku.
”Menurutku itu hal paling indah
yang bisa terjadi padaku. Aku
bodoh ya?”
― Winna Efendi, Ai
Quotes Novel Unforgettable - Winna Efendi
“Mencintai seseorang.. mungkin
seperti berjalan di atas lapangan es
tanpa merasakan dinginnya. Lapisan
esnya bisa retak kapan saja, tapi
bagai orang bodoh kita terus
melangkah maju. Kadang, paranoia
menguasai dan membuat kita
mengambil beberapa langkah
mundur. Cinta adalah faktor yang
membuat kita membulatkan tekad
dan terus maju, percaya bahwa kita
tidak akan jatuh dan tenggelam,
walau percaya terlihat seperti resiko
terbesar yang akan pernah kita
ambil.”
― Winna Efendi, Unforgettable
Quotes Novel The Journeys - Winna Efendi
“Well, if you ask me what’s so
special about this place.. aku akan
bilang, most of the time, beauty lies
in the simplest of things.
Kayak semilir angin pagi dari teras
kamar.
Minum air tanpa harus dijerang
lebih dulu.
Makan sayuran hijau yang baru
dipetik.
Mendaki kebun teh di siang hari, di
tengah gerimis.
Menyeruput kuah dengan berisik,
setelah kenyang menyantap rebusan
rebung muda.
Sarapan di kedai mi sederhana yang
pernah masuk program televisi.
Berjalan kaki sepanjang pasar
malam yang dihiasi temaram lentera
kertas.
Menuliskan doa di kuil.
Minum teh hangat di atap terbuka,
di bawah hamparan langit
berbintang.
Hiking di rain forest dan menikmati
alam terbuka.
Ini hanya kisah perjalanan
sederhana, dibumbui beberapa
gigitan nyamuk, oleh-oleh sepasang
sumpit kayu, dan petualangan
kuliner yang nambah-nambahin
bobot timbangan. Ini cerita tentang
menemukan sesuatu yang nggak
terduga, di tempat yang tidak
disangka.
Semua dari sebuah desa kecil
bernama air.
And that’s the beauty of small
things.
Don’t you agree?”
― Winna Efendi, The Journeys
Quotes Novel Unforgettable - Winna Efendi
“Banyak orang yang berharap dapat
memutar kembali waktu karena
penyesalan, sampai hanya itu yang
tinggal di benak mereka. Sampai
penyesalan menggerogoti jiwa
mereka, sampai lama-kelamaan
mereka mati bersamanya.
Penyesalan, sama seperti hidup,
sama seperti kenangan, adalah hal
yang sangat mengerikan.”
― Winna Efendi, Unforgettable
Quotes Novel Refrain
“Rasa kehilangan itu wajar. Tapi
percaya deh, semuanya akan baik-
baik aja. Suatu hari, lo akan bangun
dan nggak merasakan apa-apa.
Semua beban dari masa lalu lo, rasa
sedih ini, puff! hilang begitu saja.
Dan saat itu, lo akan lebih ikhlas
menjalani semuanya, karena lo udah
menerima bahwa kenyataan nggak
bisa diubah.”
― Winna Efendi, Unforgettable
Langganan:
Postingan (Atom)

